Langkau ke kandungan
Alhiyara
Alhiyara
Hikam Ibnu 'Atoillah

285. وَقُلْ رَبِّ أَدْخِلْنِي مُدْخَلَ صِدْقٍ وَأَخْرِجْنِي مُخْرَجَ صِدْقٍ، لِيَكُونَ نَظَرِي إِلَى حَوْلِكَ وَقُوَّتِكَ إِذَا أَدْخَلْتَنِي، وَاسْتِسْلاَمِي وَانْقِيَادِي إِلَيْكَ إِذَا أَخْرَجْتَنِي.

Katakanlah : Ya Tuhan, masukkanlah saya dalam kebenaran, dan keluarkanlah saya dalam kebenaran pula, supaya tetap pandanganku bulat pada kekuasaan dan kekuatanMu, ketika Engkau memasukkan saya, demikian pula penyerahan dan taatku selalu kepadaMu ketika Engkau mengeluarkan saya.

وَاجْعَلْ لِي مِنْ لَدُنْكَ سُلْطَانًا نَصِيرًا يَنْصُرُنِي وَيَنْصُرُ بِي وَلَا يَنْصُرُ عَلَيَّ، يَنْصُرُنِي عَلَىٰ شُهُودِ نَفْسِي وَيُفْنِينِي عَنْ دَائِرَةِ حِسِّي.

Dan berikan untukku langsung daripadaMu kekuatan (bukti) yang membantu padaku, dan membantu kawan-kawanku, dan tidak membantu nafsu dan musuh-musuhku, membantu saya untuk mengenal kelemahan diri dari nafsuku, dan melenyapkan saya dari kurungan perasaanku. Selalu minta bantuan Allah supaya dapat istigamah, dan untuk kesempurnaan hal dalam menghadapi jiwa nafsu dan perasaan.

Petikan lain
Hikam Ibnu 'Atoillah

229. الْوَارِدُ يَأْتِي مِنْ حَضْرَةِ الْقَهَّارِ، لِأَجْلِ ذٰلِكَ لاَ يُصَادِمُهُ شَيْءٌ إِلاَّ دَمَغَهُ، بَلْ نَقْذِفُ بِالْحَقِّ عَلَى الْبَاطِلِ فَيَدْمَغُهُ فَإِذَا هُوَ زَاهِقٌ.

Warid (kurnia iman dari Tuhan) itu memang datangnya dari yang menang dan mengalahkan segala yang lainnya, karena itu bila warid tiba, maka tiada sesuatu yang berhadapan padanya melainkan dimusnahkannya. Ayat : Tetapi Kami melemparkan itu hak di atas yang bathil, maka melenyapkannya, maka tetaplah bathil itu musnah (hancur).

Hikam Ibnu 'Atoillah

132. مَتَى طَلَبْتَ عِوَضًا عَلَى عَمَلٍ طُولِبْتَ بِوُجُودِ الصِّدْقِ فِيهِ، وَيَكْفِي الْمُرَبَّى وِجْدَانُ السَّلاَمَةِ.

Apabila engkau menuntut upah/pahala untuk sesuatu amal perbuatan, pasti engkau juga akan dituntut kesempurnaan dan keikhlasanmu dalam amal perbuatan itu. Dan bagi seorang yang merasa belum sempurna, harus merasa cukup puas jika ia telah selamat dari tuntutan. Khair Annassaj berkata : Timbangan amalmu itu sesuai dengan perbuatanmu, karena itu mintalah kemurahan kurniaNya, dan itulah yang baik bagimu. Al-Wasithy berkata: Ibadat-ibadat itu lebih dekat kepada mengharap maaf dan ampun daripada mengharap pahala dan upah. Annash-rabadzy berkata : Ibadat-ibadat itu bila diperhatikan kekurangan-kekurangannya, lebih dekat kepada mengharap maaf daripada mengharap pahala dan upah.

Firman Allah :

قُلْ بِفَضْلِ اللَّهِ وَبِرَحْمَتِهِ فَبِذَٰلِكَ فَلْيَفْرَحُوا هُوَ خَيْرٌ مِّمَّا يَجْمَعُونَ (يونس: ٥٨)

Katakanlah : Hanya karena kurnia dan rahmat Allah mereka boleh bergembira. sebab itu lebih baik bagi mereka dari segala apa yang dapat mereka kumpulkan sendiri.

Disalin