Kekecewaan yang serendah-rendah kekecewaan ialah jika kosong lari segala kesibukan/kerja, tetapi kemudian tidak menghadap kepada Allah atau sedikit rintangan, kemudian tidak pergi kepadaNya (Allah). Siapa yang cukup mendapat kesempatan untuk tagarrub (mendekat) kepada Allah, lalu tidak dipergunakannya, maka yang demikian itu suatu kekecewaan dan kehinaan yang tidak ada bandingnya, sebab tiap detik bagi anak Adam, dapat dipergunakan untuk menebus dosa dan segera masuk surga, karena itu bila kesempatan itu disia-siakan hingga akhirnya masuk ke dalam jurang neraka, maka itulah contoh
Firman Allah :
انفِرُوا خِفَافًا وَثِقَالًا (التوبة: ٤١)
Berjuanglah kamu baik dalam keadaan ringan atau berat. Lain ayat : Tiadalah kami menjadikan manusia dan jin, kecuali supaya mereka beribadah. Sebab ibadah itulah amal manusia yang utama dan terbaik dunia akhirat, dan dengan itu manusia dapat mencapai bahagia dunia akhirat.