Suatu tanda bahwa Allah telah menetapkan engkau dalam suatu kedudukan, bila engkau didudukkan dalam hal itu dengan membuahkan hasil serta terjaga agamamu.
038. لِيُنْفِقْ ذُو سَعَةٍ مِنْ سَعَتِهِ، الْوَاصِلُونَ إِلَيْهِ، وَمَنْ قُدِرَ عَلَيْهِ رِزْقُهُ السَّائِرُونَ إِلَيْهِ.
Hendaknya membelanjakan tiap orang kaya menurut kekaya- annya, ialah mereka yang telah sampai kepada Allah. Dan orang yang terbatas rizqinya yaitu orang sedang berjalan menuju kepada Allah.
Orang yang telah sampai kepada Allah, karena mereka telah terlepas dari kurungan melihat kepada sesuatu selain Allah, ke alam tauhid maka luaslah pandangan mereka, maka mereka berbuat di alam mereka lebih leluasa, sebaliknya orang yang masih merangkak-rangkak di dalam ilmu dan faham yang terbatas, mereka inipun mengeluarkan sekedarnya.
Hendaknya membelanjakan tiap orang kaya menurut kekaya- annya, ialah mereka yang telah sampai kepada Allah. Dan orang yang terbatas rizqinya yaitu orang sedang berjalan menuju kepada Allah.
Orang yang telah sampai kepada Allah, karena mereka telah terlepas dari kurungan melihat kepada sesuatu selain Allah, ke alam tauhid maka luaslah pandangan mereka, maka mereka berbuat di alam mereka lebih leluasa, sebaliknya orang yang masih merangkak-rangkak di dalam ilmu dan faham yang terbatas, mereka inipun mengeluarkan sekedarnya.
139. لَيْسَ الشَّأْنُ وُجُودَ الطَّلَبِ، إِنَّمَا الشَّأْنُ أَنْ تُرْزَقَ حُسْنَ الْأَدَبِ.
Bukannya tujuan utama itu hanya sekedar minta (berdoa), tetapi , tujuan yang utama ialah jika kau mengetahui adab (tatakrama) terhadap Tuhanmu. Yaitu menerima apa yang diberi oleh Tuhan tanpa merasa kurang atau kecil. Sebagai kebiasaan tuan (majikan) mencukupi kebutuhan hambanya, demikian pula kewajiban seorang hamba menyerah saja kepada kebijaksanaan aturan Tuhannya.
Bukannya tujuan utama itu hanya sekedar minta (berdoa), tetapi , tujuan yang utama ialah jika kau mengetahui adab (tatakrama) terhadap Tuhanmu. Yaitu menerima apa yang diberi oleh Tuhan tanpa merasa kurang atau kecil. Sebagai kebiasaan tuan (majikan) mencukupi kebutuhan hambanya, demikian pula kewajiban seorang hamba menyerah saja kepada kebijaksanaan aturan Tuhannya.
272. اَلْخِذْلاَنُ كُلُّ الْخِذْلاَنِ أَنْ تَتَفَرَّغَ مِنَ الشَّوَاغِلِ، ثُمَّ لاَ تَرْحَلَ إِلَيْهِ، وَلاَ تَتَوَجَّهَ إِلَيْهِ وَتَقِلَّ عَوَائِقُكَ.
Kekecewaan yang serendah-rendah kekecewaan ialah jika kosong lari segala kesibukan/kerja, tetapi kemudian tidak menghadap kepada Allah atau sedikit rintangan, kemudian tidak pergi kepadaNya (Allah). Siapa yang cukup mendapat kesempatan untuk tagarrub (mendekat) kepada Allah, lalu tidak dipergunakannya, maka yang demikian itu suatu kekecewaan dan kehinaan yang tidak ada bandingnya, sebab tiap detik bagi anak Adam, dapat dipergunakan untuk menebus dosa dan segera masuk surga, karena itu bila kesempatan itu disia-siakan hingga akhirnya masuk ke dalam jurang neraka, maka itulah contoh
Firman Allah :
انفِرُوا خِفَافًا وَثِقَالًا (التوبة: ٤١)
Berjuanglah kamu baik dalam keadaan ringan atau berat. Lain ayat : Tiadalah kami menjadikan manusia dan jin, kecuali supaya mereka beribadah. Sebab ibadah itulah amal manusia yang utama dan terbaik dunia akhirat, dan dengan itu manusia dapat mencapai bahagia dunia akhirat.
Kekecewaan yang serendah-rendah kekecewaan ialah jika kosong lari segala kesibukan/kerja, tetapi kemudian tidak menghadap kepada Allah atau sedikit rintangan, kemudian tidak pergi kepadaNya (Allah). Siapa yang cukup mendapat kesempatan untuk tagarrub (mendekat) kepada Allah, lalu tidak dipergunakannya, maka yang demikian itu suatu kekecewaan dan kehinaan yang tidak ada bandingnya, sebab tiap detik bagi anak Adam, dapat dipergunakan untuk menebus dosa dan segera masuk surga, karena itu bila kesempatan itu disia-siakan hingga akhirnya masuk ke dalam jurang neraka, maka itulah contoh
Firman Allah :
انفِرُوا خِفَافًا وَثِقَالًا (التوبة: ٤١)
Berjuanglah kamu baik dalam keadaan ringan atau berat. Lain ayat : Tiadalah kami menjadikan manusia dan jin, kecuali supaya mereka beribadah. Sebab ibadah itulah amal manusia yang utama dan terbaik dunia akhirat, dan dengan itu manusia dapat mencapai bahagia dunia akhirat.