Langkau ke kandungan
Alhiyara
Alhiyara
Hikam Ibnu 'Atoillah

137. مَنَعَكَ أَنْ تَدَّعِيَ مَا لَيْسَ لَكَ مِنْ حُقُوقِ الْمَخْلُوقِينَ، أَفَيُبِيحُ لَكَ أَنْ تَدَّعِيَ وَصْفَهُ وَهُوَ رَبُّ الْعَالَمِينَ.

Allah melarang engkau meng: akui apa-apa yang bukan hakmu dari hak-hak lain orang. Apakah mungkin akan membolehkan kepadamu mengakui sifat-sifat Allah padahal la Tuhan yang memelihara, meng- atur dan menjamin seisi alam.

Ibn Abbas ra. berkata : Rasulullah saw. telah bersabda : Allah telah bersabda : Kesombongan itu pakaianku (selendangku) dan kebesaran itu sebagai sarungku, maka siapa akan bersaingan dengan Aku dalam salah satu sifat itu, Aku lemparkannya ke dalam neraka. Memang sebaik-baiknya hamba ialah yang mengakui dan menyadari sifat-sifat hamba, dan sejahat-jahat hamba ialah yang tidak menyadari kehambaan dirinya, bahkan merasa seolah-olah memiliki kekuatan/ kekuasaan, kemulyaan yang semata-mata hak Tuhan dan sifat-sifat utama bagi Allah ta’ala. Jika seorang hamba menginginkan semua itu dapat dengan menyandarkan diri kepada Tuhan Allah yang memiliki semua itu. Rasulullah telah bersabda : Tiada seorang yang lebih cemburu dari Allah karena itu Allah mengharamkan segala perbuatan yang keji. Dan karena itu pula Allah takkan mengampunkan orang yang menyekutukanNya dengan sesuatu apapun. Karena itu pula sifat-sifat kesempurnaan Allah, tidak boleh dikurangi walau sedikitpun.

Petikan lain
Hikam Ibnu 'Atoillah

185. رُبَّمَا دَلَّهُمُ الْأَدَبُ عَلَى تَرْكِ الطَّلَبِ اعْتِمَادًا عَلَى قِسْمَتِهِ، وَاشْتِغَالاً بِذِكْرِهِ عَنْ مَسْأَلَتِهِ.

Adakalanya seorang aarif terdorong oleh rasa adab dan menyerah- nya kepada kebijaksanaan Tuhan, ia tidak minta apa-apa kepada Tuhan, karena berserah dan merasa puas dengan bagian pemberian Allah, dan karena sibuk berdzikir sehingga tidak sempat minta-minta.

Abu Hazim Al-A'raj ra. berkata : Jika saya tidak diberi kesempatan berdoa, niscaya lebih berat bagiku daripada tidak diterimanya doaku.

Abul-Qasim Alqusyairy berkata : Waktu itu berbeda-beda, adakalanya lebih utama berdoa dan adakalanya lebih baik diam tiak berdoa. Apabila hati condong kepada doa lebih baik berdoa, dan bila condong kepada diam tidak berdoa, maka lebih baik tidak berdoa. dan adab itu lebih banyak condong kepada rela, puas sehingga tidak berdoa dan cukup memperbanyak dzikrullah.

Hikam Ibnu 'Atoillah

135. لاَ نِهَايَةَ لِمَذَامِّكَ إِنْ أَرْجَعَكَ إِلَيْكَ، وَلاَ تَفْرُغُ مَدَائِحُكَ إِنْ أَظْهَرَ جُودَهُ عَلَيْكَ.

Tiada batas akhirnya kejelekanmu jika Allah mengembalikan engkau kepada kekuatan usaha daya upayamu sendiri, dan tidak ada habisnya kebaikanmu, jika Allah memperlihatkan kemurahanNya kepadamu (pada dirimu). Rasulullah saw. dalam doanya :

أَصْلِحْ لِي شَأْنِي كُلَّهُ، وَلَا تَكِلْنِي إِلَى نَفْسِي طَرْفَةَ عَيْنٍ.

Ya Allah perbaikilah urusanku semuanya, dan jangan kau serahkan urusanku kepada diriku sendiri walau sekejap matapun.

Disalin