Mungkin Allah memperlihatkan kepadamu sebagian dari ghaib di alam malakut (di atas langit), tetapi sengaja Allah menutupi daripadamu rahasia-rahasia para hambaNya. Adakalanya Allah membukakan untuk seorang wali alam malakut sehingga ia mengetahui segala sesuatu yang ghaib dalam alam malakut, tetapi karena rahmat Allah kepadanya tidak dibukakan padanya jalan untuk méngetahui rahasia-rahasia sesama manusia, supaya tidak turut campur dalam urusan dan kebijaksanaan Allah yang berlaku pada semua hambaNya. Sahl bin Abdullah ketika ditanya oleh muridnya : bagaimanakah mengenal waliyullah itu ? Jawabnya : Allah tidak memperkenalkan mereka kecuali kepada orang-orang yang serupa dengan mereka, atau kepada orang yang bakal mendapat manfaat dari mereka (yakni untuk mengenal dan mendekat kepada Allah). Sebab apabila diobral sehingga mudah dikenal orang, maka timbul kewajiban bagi siapa yang sudah mengenal pada wali itu harus percaya dan tidak boleh menentang, mengingkari mereka, sebab menentang langsung berarti kekafiran, karena itu rahmat kebijaksanaan Allah telah menetapkan para wali itu dengan hijab basyariyah (kebiasaan manusia).
Firman Allah :
اللَّهُ وَلِيُّ الَّذِينَ آمَنُوا... وَاللَّهُ وَلِيُّ الْمُؤْمِنِينَ.
AL-HIKAM Allah itu wali (pelindung pemelihara) orang yang beriman atau orang mukminin.
Dalam hadits qudsi Allah berfirman :
مَنْ عَادَى لِي وَلِيًّا فَقَدْ آذَنْتُهُ بِالْحَرْبِ.
Siapa yang mengganggu (menganiaya) seorang waliKu, maka langsung Aku memaklumkan perang kepadanya.
Mungkin Allah memperlihatkan kepadamu sebagian dari ghaib di alam malakut (di atas langit), tetapi sengaja Allah menutupi daripadamu rahasia-rahasia para hambaNya. Adakalanya Allah membukakan untuk seorang wali alam malakut sehingga ia mengetahui segala sesuatu yang ghaib dalam alam malakut, tetapi karena rahmat Allah kepadanya tidak dibukakan padanya jalan untuk méngetahui rahasia-rahasia sesama manusia, supaya tidak turut campur dalam urusan dan kebijaksanaan Allah yang berlaku pada semua hambaNya. Sahl bin Abdullah ketika ditanya oleh muridnya : bagaimanakah mengenal waliyullah itu ? Jawabnya : Allah tidak memperkenalkan mereka kecuali kepada orang-orang yang serupa dengan mereka, atau kepada orang yang bakal mendapat manfaat dari mereka (yakni untuk mengenal dan mendekat kepada Allah). Sebab apabila diobral sehingga mudah dikenal orang, maka timbul kewajiban bagi siapa yang sudah mengenal pada wali itu harus percaya dan tidak boleh menentang, mengingkari mereka, sebab menentang langsung berarti kekafiran, karena itu rahmat kebijaksanaan Allah telah menetapkan para wali itu dengan hijab basyariyah (kebiasaan manusia).
Firman Allah :
اللَّهُ وَلِيُّ الَّذِينَ آمَنُوا... وَاللَّهُ وَلِيُّ الْمُؤْمِنِينَ.
AL-HIKAM Allah itu wali (pelindung pemelihara) orang yang beriman atau orang mukminin.
Dalam hadits qudsi Allah berfirman :
مَنْ عَادَى لِي وَلِيًّا فَقَدْ آذَنْتُهُ بِالْحَرْبِ.
Siapa yang mengganggu (menganiaya) seorang waliKu, maka langsung Aku memaklumkan perang kepadanya.