Jangan merasa lambat datangnya kurnia pemberian Allah kepadamu, tetapi hendaknya engkau merasakan kelambatan dirimu untuk menghadap kepada Tuhan. Jangan merasa datangnya kurnia pemberian Allah yang lanfbat, tetapi rasakanlah kelambatan dirimu untuk membulatkan iktikat yang baik kepada Tuhanmu.
093. رُبَّمَا أَعْطَاكَ فَمَنَعَكَ، وَرُبَّمَا مَنَعَكَ فَأَعْطَاكَ.
Ada kalanya Allah memberi kepadamu kekayaan (kesenangan) dunia, tetapi tidak memberi kepadamu taufiq hidayatNya, dan ada kalanya Allah menolak (tidak memberi) kamu dari kesenangan dunia dan kemewaanNya, tetapi memberi kepadamu taufiq dan hidayatNya. Muhyiddin Ibn Araby berkata : Jika ditahan permintaanmu maka berarti engkau telah diberi, dan jika segera diberi permintaanmu berarti telah ditolak dari sesuatu yang lebih besar. Karena itu utamakan
tidak dapat, daripada dapat, dan sebaiknya seorang hamba tidak memilih sendiri, tetapi menyerah sebulat-bulatnya kepada Tuhan yang menjadikannya, yang mencukupi segala kebutuhan.
Ada kalanya Allah memberi kepadamu kekayaan (kesenangan) dunia, tetapi tidak memberi kepadamu taufiq hidayatNya, dan ada kalanya Allah menolak (tidak memberi) kamu dari kesenangan dunia dan kemewaanNya, tetapi memberi kepadamu taufiq dan hidayatNya. Muhyiddin Ibn Araby berkata : Jika ditahan permintaanmu maka berarti engkau telah diberi, dan jika segera diberi permintaanmu berarti telah ditolak dari sesuatu yang lebih besar. Karena itu utamakan
tidak dapat, daripada dapat, dan sebaiknya seorang hamba tidak memilih sendiri, tetapi menyerah sebulat-bulatnya kepada Tuhan yang menjadikannya, yang mencukupi segala kebutuhan.
240. إِنْ رَغَّبَتْكَ الْبِدَايَاتُ زَهَّدَتْكَ النِّهَايَاتُ، إِنْ دَعَاكَ إِلَيْهَا ظَاهِرٌ نَهَاكَ عَنْهَا بَاطِنٌ.
Jika engkau tertarik oleh permulaannya, pandangan luarnya (lahir), maka akan menjemukan engkau pada akhirnya jika engkau terpengaruh oleh pandangan lahir, maka akan dilarang oleh hakekat batinnya (akan dicegah oleh hakikat batinnya). Memang kedudukan itu pada lahirnya menarik tetapi pada hakikatnya amanat yang berat jarang orang yang selamat dari bahaya firnahnya.
Firman Allah :
اعْلَمُوا أَنَّمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا لَعِبٌ وَلَهْوٌ وَزِينَةٌ وَتَفَاخُرٌ بَيْنَكُمْ وَتَكَاثُرٌ فِي الْأَمْوَالِ وَالْأَوْلَادِ ۖ كَمَثَلِ غَيْثٍ أَعْجَبَ الْكُفَّارَ نَبَاتُهُ ثُمَّ يَهِيجُ فَتَرَاهُ مُصْفَرًّا ثُمَّ يَكُونُ حُطَامًا ۖ وَفِي الْآخِرَةِ عَذَابٌ شَدِيدٌ وَمَغْفِرَةٌ مِّنَ اللَّهِ وَرِضْوَانٌ ۚ وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا مَتَاعُ الْغُرُورِ (الحديد: ٢٠)
Ketahuilah bahwa penghidupan dunia, hanya main-main, dan hiburan dan perhiasan, dan bangga-banggaan di antara kamu dan berlomba memperbanyak harta dan anak buah. Bagaikan air hujan yang mengagumkan petani hasil tanamannya, kemudian berubah menjadi kering, maka terlihat menguning warnanya, kemudian menjadi sampah (bahan bakar), sedang di akherat tersedia siksa yang berat, disamping ada pula peng- ampunan Allah dan keridhaanNya. Dan tiadalah kehidupan dunia kecuali kesenangan yang menipu. (Alhadid 20).
Rasulullah saw. bersabda :
حُبُّ الدُّنْيَا رَأْسُ كُلِّ خَطِيئَةٍ.
Cinta pada dunia itu pokok dari segala dosa.
Jika engkau tertarik oleh permulaannya, pandangan luarnya (lahir), maka akan menjemukan engkau pada akhirnya jika engkau terpengaruh oleh pandangan lahir, maka akan dilarang oleh hakekat batinnya (akan dicegah oleh hakikat batinnya). Memang kedudukan itu pada lahirnya menarik tetapi pada hakikatnya amanat yang berat jarang orang yang selamat dari bahaya firnahnya.
Firman Allah :
اعْلَمُوا أَنَّمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا لَعِبٌ وَلَهْوٌ وَزِينَةٌ وَتَفَاخُرٌ بَيْنَكُمْ وَتَكَاثُرٌ فِي الْأَمْوَالِ وَالْأَوْلَادِ ۖ كَمَثَلِ غَيْثٍ أَعْجَبَ الْكُفَّارَ نَبَاتُهُ ثُمَّ يَهِيجُ فَتَرَاهُ مُصْفَرًّا ثُمَّ يَكُونُ حُطَامًا ۖ وَفِي الْآخِرَةِ عَذَابٌ شَدِيدٌ وَمَغْفِرَةٌ مِّنَ اللَّهِ وَرِضْوَانٌ ۚ وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا مَتَاعُ الْغُرُورِ (الحديد: ٢٠)
Ketahuilah bahwa penghidupan dunia, hanya main-main, dan hiburan dan perhiasan, dan bangga-banggaan di antara kamu dan berlomba memperbanyak harta dan anak buah. Bagaikan air hujan yang mengagumkan petani hasil tanamannya, kemudian berubah menjadi kering, maka terlihat menguning warnanya, kemudian menjadi sampah (bahan bakar), sedang di akherat tersedia siksa yang berat, disamping ada pula peng- ampunan Allah dan keridhaanNya. Dan tiadalah kehidupan dunia kecuali kesenangan yang menipu. (Alhadid 20).
Rasulullah saw. bersabda :
حُبُّ الدُّنْيَا رَأْسُ كُلِّ خَطِيئَةٍ.
Cinta pada dunia itu pokok dari segala dosa.
119. لاَ تُطَالِبْ رَبَّكَ بِتَأَخُّرِ مَطْلَبِكَ، وَلٰكِنْ طَالِبْ نَفْسَكَ بِتَأَخُّرِ أَدَبِكَ.
Jangan menuntut Tuhan karena terlambatnya permintaan yang telah engkau minta kepada Tuhan, tetapi hendaknya engkau koreksi dirimu, tuntut dirimu supaya tidak terlambat melaksanakan kewajiban- kewajibanmu terhadap Tuhanmu. Jika tidak tercapai hajat permintaanmu, maka jangan engkau mempunyai sangkaan jahat terhadap Allah, sebab Allah tidak dapat dituntut terhadap apa saja yang diperbuat, tetapi hendaknya perminta- anmu itu semata-mata untuk menunjukkan sifat kehambaanmu kepada Allah, dan hajat kebutuhanmu kepadaNya. Sebab terhadap segala kepentinganmu Allah tidak usah diingatkan, bahkan Allah telah melengkapi segala kebutuhanmu sebelum kau mengerti apakah hajat kebutuhanmu yang sebenarnya. Maka sebaiknya bila kau menyerah sebulat-bulatnya tanpa reserve tanpa usul apa-apa kepada Allah, hanya itulah yang dapat menenangkan jiwa fikiranmu.
Jangan menuntut Tuhan karena terlambatnya permintaan yang telah engkau minta kepada Tuhan, tetapi hendaknya engkau koreksi dirimu, tuntut dirimu supaya tidak terlambat melaksanakan kewajiban- kewajibanmu terhadap Tuhanmu. Jika tidak tercapai hajat permintaanmu, maka jangan engkau mempunyai sangkaan jahat terhadap Allah, sebab Allah tidak dapat dituntut terhadap apa saja yang diperbuat, tetapi hendaknya perminta- anmu itu semata-mata untuk menunjukkan sifat kehambaanmu kepada Allah, dan hajat kebutuhanmu kepadaNya. Sebab terhadap segala kepentinganmu Allah tidak usah diingatkan, bahkan Allah telah melengkapi segala kebutuhanmu sebelum kau mengerti apakah hajat kebutuhanmu yang sebenarnya. Maka sebaiknya bila kau menyerah sebulat-bulatnya tanpa reserve tanpa usul apa-apa kepada Allah, hanya itulah yang dapat menenangkan jiwa fikiranmu.