Langkau ke kandungan
Alhiyara
Alhiyara
Hikam Ibnu 'Atoillah

190. إِنْ أَرَدْتَ وُرُودَ الْمَوَاهِبِ عَلَيْكَ فَصَحِّحِ الْفَقْرَ وَالْفَاقَةَ لَدَيْكَ، إِنَّمَا الصَّدَقَاتُ لِلْفُقَرَاءِ.

Jika engkau ingin datangnya pemberian-pemberian kurnia besar dari Allah kepadamu, maka bersungguh-sungguhlah dalam mengakui (membuktikan) kehambaanmu yaitu kemiskinan kebutuhan, kerendahanmu dihadapanNya.

Firman Allah : Sesungguhnya yang berhak menerima pemberian- pemberian (sedekah) itu, hanyalah mereka yang betul-betul fakir miskin.

Petikan lain
Hikam Ibnu 'Atoillah

228. مَتَى وَرَدَتِ الْوَارِدَاتُ الْإِلٰهِيَّةُ عَلَيْكَ هَدَمَتِ الْعَوَائِدُ عَلَيْكَ، إِنَّ الْمُلُوكَ إِذَا دَخَلُوا قَرْيَةً أَفْسَدُوهَا.

Apabila datang (tiba) warid (kurnia iman) dari Tuhan kepadamu, maka langsung merombak/melenyapkan segala kebiasaan- kebiasaanmu. Ayat : Sesungguhnya raja-raja itu jika masuk ke dusun (kota) merombak segala keadaan. Apabila kurnia iman telah masuk ke dalam hati seorang, maka sanggup merubah merombak segala adat kebiasaan yang telah menjadi tabiat manusia itu, demikianlah yang dibuktikan oleh Nabi Muhammad saw. dengan para sahabatnya, dan sampai kepada tabi'in yang mengikuti benar-benar tuntunan iman taqwa kepada Allah.

Hikam Ibnu 'Atoillah

163. نُورٌ مُسْتَوْدَعٌ فِي الْقُلُوبِ مَدَدُهُ مِنَ النُّورِ الْوَارِدِ مِنْ خَزَائِنِ الْغُيُوبِ.

Nur cahaya yang tersimpan dalam hati itu datangnya dari nur yang datang langsung dari perbendaharaan ghaib. Nur keyakinan yang ada dalam hati orang-orang aarif itu salurannya langsung daripada nur yang berasal dari perbendaharaan ghaib. Allah telah menerangi alam benda yang lahir ini dengan nur cahaya benda buatanNya, dan Allah menerangi hati batin itu dengan nur cahaya sifat-sifat-Nya.

Disalin