Langkau ke kandungan
Alhiyara
Alhiyara
Hikam Ibnu 'Atoillah

164. نُورٌ يُكْشَفُ لَكَ بِهِ عَنْ آثَارِهِ، وَنُورٌ يُكْشَفُ لَكَ بِهِ عَنْ أَوْصَافِهِ.

Nur cahaya yang dicapai dengan panca indera menerangkan bagimu bekas-bekas buatan Allah yang berupa benda, sebaliknya nur iman keyakinan dapat menunjukkan kamu hakikat sifat-sifat Allah. Dengan nur cahaya matahari engkau melihat benda-benda alam, tetapi dengan nur iman keyakinan engkau dapat langsung melihat kepada Allah yang menjadikan benda alam.

Petikan lain
Hikam Ibnu 'Atoillah

100. كَفَى مِنْ جَزَائِهِ إِيَّاكَ عَلَى الطَّاعَةِ أَنْ رَضِيَكَ لَهَا أَهْلاً.

Cukup menjadi balasan Allah atas ketaatanmu, jika Allah ridha (rela) menjadikan engkau ahli taat/ibadat. Taufiq dan hidayah yang diberikan Allah kepada seorang hamba itu sebagai karunia yang sebesar-besarnya bagi seorang hamba, sebab dengan hidayat dan taufiq itulah seorang hamba dapat menerima nikmat dan bahagia dunia akherat.

Hikam Ibnu 'Atoillah

267. مَا كَانَ ظَاهِرُ ذِكْرٍ إِلاَّ عَنْ بَاطِنِ شُهُودٍ وَفِكْرٍ.

Tidak terjadi dzikir pada lahirnya kecuali timbul dari pemikiran dan kesadaran/penglihatan batin. Tiap dzikir yang terjadi pada seseorang itu, pasti disebabkan adanya kesadaran ingat akan kebesaran dan mengharap kurnia pemberian Allah.

Hikam Ibnu 'Atoillah

127. عَلِمَ مِنْكَ أَنَّكَ لاَ تَصْبِرُ عَنْهُ، فَأَشْهَدَكَ مَا يَتَرَأَّى مِنْهُ.

Allah telah mengetahui, bahwa engkau tidak sabar jika tidak melihat kepada Allah, maka Allah memperlihatkan kepadamu apa- apa yang asli buatan Allah. Kerinduan yang berupa ingin melihat kepada Allah itu, termasuk kurnia yang besar dari Allah, dan ini termasuk magam ihsan, maka terhadap orang-orang yang telah sampai ke magam ini, Allah menganjurkan sabar melihat buatan-buatan Allah lebih dahulu untuk diperlihatkan dzat Allah di akherat.

Disalin