Langkau ke kandungan
Alhiyara
Alhiyara
Hikam Ibnu 'Atoillah

095. الْأَكْوَانُ ظَاهِرُهَا غِرَّةٌ وَبَاطِنُهَا عِبْرَةٌ، فَالنَّفْسُ تَنْظُرُ إِلَى ظَاهِرِ غِرَّتِهَا وَالْقَلْبُ يَنْظُرُ إِلَى بَاطِنِ عِبْرَتِهَا.

Alam ini lahirnya berupa tipuan, dan batinnya sebagai peringatan, maka hawa nafsu melihat lahir tipuannya, sedang mata hatı memperhatikan peringatannya (akibatnya).

Firman Allah :

فَلَا تَغُرَّنَّكُمُ الْحَيَاةُ الدُّنْيَا

Maka janganlah kamu tertipu oleh kehidupan dunia.

Firman Allah :

وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا مَتَاعُ الْغُرُورِ (آل عمران: ١٨٥)

Tiadalah kehidupan dunia ini melainkan kesenangan yang menipu. Nabi Isa as. berkata : Celakalah kamu wahai ulama yang tidak jujur (su’) perumpamaanmu bagaikan selokan (got) kotoran, luarnya bersemen baik dan dalamnya penuh kotoran basi.

Petikan lain
Hikam Ibnu 'Atoillah

030. مَا مِنْ نَفَسٍ تُبْدِيهِ إِلاَّ وَلَهُ قَدَرٌ فِيكَ يُمْضِيهِ.

Tiada suatu nafas terlepas daripadamu, melainkan di situ pula ada takdir Allah yang berlaku di atasmu. Sebab pada tiap nafas hidup manusia pasti terjadi suatu taat atau maksiat, nikmat atau bala' (ujian). Berarti nafas yang keluar sebagai wadah bagi sesuatu kejadian, karena itu jangan sampai nafas itu terpakai untuk maksiat dan perbuatan terkutuk oleh Allah.

Hikam Ibnu 'Atoillah

185. رُبَّمَا دَلَّهُمُ الْأَدَبُ عَلَى تَرْكِ الطَّلَبِ اعْتِمَادًا عَلَى قِسْمَتِهِ، وَاشْتِغَالاً بِذِكْرِهِ عَنْ مَسْأَلَتِهِ.

Adakalanya seorang aarif terdorong oleh rasa adab dan menyerah- nya kepada kebijaksanaan Tuhan, ia tidak minta apa-apa kepada Tuhan, karena berserah dan merasa puas dengan bagian pemberian Allah, dan karena sibuk berdzikir sehingga tidak sempat minta-minta.

Abu Hazim Al-A'raj ra. berkata : Jika saya tidak diberi kesempatan berdoa, niscaya lebih berat bagiku daripada tidak diterimanya doaku.

Abul-Qasim Alqusyairy berkata : Waktu itu berbeda-beda, adakalanya lebih utama berdoa dan adakalanya lebih baik diam tiak berdoa. Apabila hati condong kepada doa lebih baik berdoa, dan bila condong kepada diam tidak berdoa, maka lebih baik tidak berdoa. dan adab itu lebih banyak condong kepada rela, puas sehingga tidak berdoa dan cukup memperbanyak dzikrullah.

Disalin