Langkau ke kandungan
Alhiyara
Alhiyara
Hikam Ibnu 'Atoillah

023. كَيْفَ يُتَصَوَّرُ أَنْ يَحْجُبَهُ شَيْءٌ وَلَوْلاَهُ مَا كَانَ وُجُودُ كُلِّ شَيْءٍ.

Bagaimana akan mungkin dihijab oleh sesuatu, padahal andaikan tidak ada Allah, niscaya tidak akan ada segala sesuatu. Demikian tampak jelas sifat-sifat Allah di dalam (pada) tiap-tiap sesuatu di alam ini, yang semua isi alam ini sebagai bukti kebesaran, kekuasaan, keindahan, kebijaksanaan dan kesempurnaan dzat Allah yang tidak menyerupai sesuatu apapun dari makhluknya. Sehingga bila masih ada manusia yang tidak mengenal Allah (tidak melihat Allah), maka benar-benar ia telah silau oleh cahaya yang sangat terang, dan telah terhijab dari surya ma’rifat oleh awan tebal yang berupa alam sekitarnya.

Petikan lain
Hikam Ibnu 'Atoillah

051. لاَ تَرْحَلْ مِنْ كَوْنٍ إِلَى كَوْنٍ فَتَكُونَ كَحِمَارِ الرَّحَى، يَسِيرُ مِنَ الْمَكَانِ الَّذِي ارْتَحَلَ عَنْهُ إِلَى الْمَكَانِ الَّذِي ارْتَحَلَ إِلَيْهِ، وَلٰكِنِ ارْحَلْ مِنَ الْأَكْوَانِ إِلَى الْمُكَوِّنِ، وَأَنَّ إِلَى رَبِّكَ الْمُنْتَهَى.

Jangan berpindah dari satu alam ke alam yang lain, berarti sama dengan himar (keledai) yang berputar di sekitar penggilingan, ia berjalan menuju ke tempat tujuan, tiba-tiba itu pula tempat.yang ia mula-mula berjalan daripadanya, tetapi hendaklah engkau pergi dari semua alam menuju kepada pencipta alam; Sesunggunya kepada Tuhanmu puncak segala tujuan. Jangan berpindah dari syirik yang terang ke alam syirik yang samar. Amal kebaikan yang dinodai oleh riya', sum'ah mengharap pujian orang), tidak dianggap oleh syariat/tidak diterima oleh Allah. Dan apabila telah bersih dari semua itu, kemudian beramal terdorong oleh karena menginginkan kedudukan atau kekayaan, atau kekeramatan dunia atau akherat, sebab itu masih termasuk alam hawa nafsu, tetapi belum mencapai tujuan ikhlas yang berarti bersih dari segala tujuan selain melulu kepada Allah, yakni sepi ing pamrih. Karena itu selama berpindah dari alam ke alam tidak berbeda dengan keledai yang berputar di sekitar penggilingan, tetapi seharusnya sekali berangkat dari alam langsung menuju pencipta alam. Karena itu Nabi Isa as. pernah berkata kepada sahabat hawariyyin : Semua yang ada padamu dari berbagai nikmat kesenangan itu langsung dari kurnia Allah kepadamu, maka manakah kiranya yang lebih besar harganya (nilainya) ? Apakah pemberiannya, ataukah yang memberi ? "Wa anna ila Rabbikal-muntaha" : Sesungguhnya kepada Tuhanmu itulah puncak segala tujuan. Sebab siapa yang telah mendapatkan Allah, berarti telah mencapai segala sesuatu, baikpun urusan dunia maupun urusan akherat.

Hikam Ibnu 'Atoillah

263. لاَ يُعْلَمُ قَدْرُ أَنْوَارِ الْقُلُوبِ وَالْأَسْرَارِ إِلاَّ فِي غَيْبِ الْمَلَكُوتِ، كَمَا لاَ تَظْهَرْ أَنْوَارُ السَّمَاءِ إِلاَّ فِي شَهَادَةِ الْمُلْكِ.

Tidak dapat diketahui nilai (kebesaran) nur hati dan sir itu, kecuali dalam alam malakut yang ghaib, sebagaimana matahari, bulan, bintang itu hanya terang di alam mulk (dunia ini).

Hikam Ibnu 'Atoillah

234. تَطَلُّعُكَ إِلَى بَقَاءِ غَيْرِهِ دَلِيلٌ عَلَى عَدَمِ وِجْدَانِكَ لَهُ، وَاسْتِيحَاشُكَ لِفِقْدَانِ مَا سِوَاهُ دَلِيلٌ عَلَى عَدَمِ وُصْلَتِكَ بِهِ.

Keinginanmu untuk tetapnya sesuatu selain Allah itu sebagai bukti bahwa kau belum bertemu pada Allah, dan kerisauanmu karena kehilangan sesuatu selain Allah itu sebagai bukti tidak adanya hubungan- mu dengan Allah atau sebagai tanda belum sampaimu kepada Allah. Bertemunya manusia kepada Tuhan dan sampainya kepadaNya, inilah puncak harapan, dan dengan itulah ia mencapai kebahagiaan dan kerajaan yang besar, bahkan dengan itu ia akan lupa dan terhibur dari segala sesuatu selain Allah. Abu Sulaiman Addarany ketika ditanya : Apakah yang terdekat dari segala sesuatu yang orang bertagarrub (mendekat) kepada Allah ? Jawabnya : Supaya Allah mengetahui bahwa di dalam hatimu tidak ada sesuatu yang diinginkan kecuali Allah, baik di dunia maupun di akherat. Dan itulah bukti bahwa ia telah mencapai tingkat yang besar, tetapi selama ia masih menginginkan tetapnya sesuatu atau risau karena tidak adanya sesuatu, maka itu suatu bukti bahwa ia belum mencapai hakikat tingkat yang besar itu dan harus segera memperbaiki dirinya.

Disalin